Komunikasi Pemasaran Teras Bocimi Kafe Dalam Meningkatkan Jumlah Konsumen Di Masa Pandemi

Authors

  • Nur Aini Parwitasari Akademi Sekretaris dan Manajemen Ariyanti

DOI:

https://doi.org/10.37949/jurnalika7139

Keywords:

Communication, Marketing, Integrated Marketing Communication

Abstract

Integrated Marketing Communications (IMC) is a concept in which a company integrates and coordinates various marketing communication channels to send clear, consistent, and attractive messages about the company and its products. Marketing communication to consumers by the management of Teras Bocimi Café will be more measurable and planned. This research uses qualitative and descriptive methods. The qualitative research approach uses 6 dimensions to implement marketing communication in Teras Bocimi Café, namely direct marketing, promotion, public relations and publicity, personal selling, word-of-mouth marketing, and events and experiences initiated by Kolter and Keller to implement communication. Based on field data, not all dimensions run well, some do not run and are not implemented at Teras Bocimi Cafe.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amstrong, P. K. (2012). Prinsip-prinsip Pemasaran. Jakarta: Erlangga.

Bungin, B. (2008). Kontruksi Sosial Media Masa. Jakarta: Kencana.

Cangara, H. (2009). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Devito, Joshep A. (2011) Komunikasi Antar Manusia.Pamulang-Tangerang

Selatan : Karisma Publishing Group.

Dra. RR Ponco Dewi Karyaningsih, M. (2018). Ilmu Komunikasi. yogyakarta: Penerbit Samudra Biru.

Effendy, O. U. (2006). Ilmu Komunikasi dan Praktek. Bandung: Remaja Karya.

Febriyani, N. &. (2018). Teori dan Praktik : Riset Komunikasi Pemasaran Terpadu. Malang: UB Press.

Firmansyah, A. (2020). Komunikasi Pemasaran. Jawa Timur: CV Penerbit Qiara Media.

Hermawan, A. (2012). Komunikasi Pemasaran. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Karyaningsih, P. D. (2018). Ilmu Komunikasi. Yogyakarta: Penerbit Samudra Biru.

Keller, P. K. (2009). Manajemen Pemasaran Edisi 13 jilid 2. Jakarta: Erlangga.

Kotler, P. (2012). Manajemen Pemasaran. Jakarta: PT. Index Kelompok Gramedia.

Moleong, L. J. (2016). Metode Penelitian Kualitatif. Makassar: Remaja Rosdakarya.

Morisan. (2010). Periklanan : Komunikasi Pemasaran Terpadu. Jakarta: Prenada Media Group.

Mulyana, D. (2009). Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Priansa, D. J. (2017). Komunikasi Pemasaran Terpadu Pada Era Media Sosial. Bandung: CV PUSTAKA SETUA.

Roudhonah. (2007). Ilmu Komunikasi. Jakarta: UIN Press.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif . Bandung: Alfabeta Bandung.

Sukoco, S. A. (2018). New Komunikasi Pemasaran : Teori dan Aplikasinya. Jember: CV Pustaka Abadi.

Sulaksa, D. (2005). Komunikasi Pemasaran. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Terry, P. K. (2018). Prinsip-Prinsip Pemasaran Jilid 1. Jakarta: Erlangga.

Wahyuni, I. N. (2014). Komunikasi Masa. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Widjaja. (2002). Ilmu Komunikasi Pengantar Studi. Rineka Cinta.

Wiryanto. (2004). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: PT Grasindo.

Amstrong, P. K. (2012). Prinsip-prinsip Pemasaran. Jakarta: Erlangga.

Bungin, B. (2008). Kontruksi Sosial Media Masa. Jakarta: Kencana.

Cangara, H. (2009). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Devito, Joshep A. (2011) Komunikasi Antar Manusia.Pamulang-Tangerang

Selatan : Karisma Publishing Group.

Dra. RR Ponco Dewi Karyaningsih, M. (2018). Ilmu Komunikasi. yogyakarta: Penerbit Samudra Biru.

Effendy, O. U. (2006). Ilmu Komunikasi dan Praktek. Bandung: Remaja Karya.

Febriyani, N. &. (2018). Teori dan Praktik : Riset Komunikasi Pemasaran Terpadu. Malang: UB Press.

Firmansyah, A. (2020). Komunikasi Pemasaran. Jawa Timur: CV Penerbit Qiara Media.

Hermawan, A. (2012). Komunikasi Pemasaran. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Karyaningsih, P. D. (2018). Ilmu Komunikasi. Yogyakarta: Penerbit Samudra Biru.

Keller, P. K. (2009). Manajemen Pemasaran Edisi 13 jilid 2. Jakarta: Erlangga.

Kotler, P. (2012). Manajemen Pemasaran. Jakarta: PT. Index Kelompok Gramedia.

Moleong, L. J. (2016). Metode Penelitian Kualitatif. Makassar: Remaja Rosdakarya.

Morisan. (2010). Periklanan : Komunikasi Pemasaran Terpadu. Jakarta: Prenada Media Group.

Mulyana, D. (2009). Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Priansa, D. J. (2017). Komunikasi Pemasaran Terpadu Pada Era Media Sosial. Bandung: CV PUSTAKA SETUA.

Roudhonah. (2007). Ilmu Komunikasi. Jakarta: UIN Press.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif . Bandung: Alfabeta Bandung.

Sukoco, S. A. (2018). New Komunikasi Pemasaran : Teori dan Aplikasinya. Jember: CV Pustaka Abadi.

Sulaksa, D. (2005). Komunikasi Pemasaran. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Terry, P. K. (2018). Prinsip-Prinsip Pemasaran Jilid 1. Jakarta: Erlangga.

Wahyuni, I. N. (2014). Komunikasi Masa. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Widjaja. (2002). Ilmu Komunikasi Pengantar Studi. Rineka Cinta.

Wiryanto. (2004). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: PT Grasindo.

Sumber Skripsi

Febriana., dan Y.B. Setyanto. (2019). Strategi Komunikasi Pemasaran Coffee

Brokerr dalam Meningkatkan Jumlah Pelanggan. Prologia, 3(1): 39-46.

Sumber Internet

https://ilmukomunikasi.uma.ac.id/2021/08/06/komunikasi-pemaaran-terpadu-artialat-contoh/

https://www.kajianpustaka.com/2021/08/komunikasi-pemasaran-terpadu

integrated.html?m=1

https://journal.untar.ac.id/index.php/komunikasi/article/view/49

Published

2023-02-28

How to Cite

Parwitasari, N. A. (2023). Komunikasi Pemasaran Teras Bocimi Kafe Dalam Meningkatkan Jumlah Konsumen Di Masa Pandemi. Jurnalika : Jurnal Ilmu Komunikasi, 7(1), 11–31. https://doi.org/10.37949/jurnalika7139