PENGARUH SOSIALISASI KEBIJAKAN LINGKUNGAN TERHADAP KESADARAN MASYARAKAT DALAM MEWUJUDKAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN DI KAMPUNG MAJLIS PANYAIRAN KELURAHAN PALABUHANRATU

Authors

  • Dewi Fitriani STKIP Bina Mutiara Sukabumi
  • Atot Sugiri STKIP Bina Mutiara Sukabumi

DOI:

https://doi.org/10.37949/jdp.v6i2.14

Keywords:

Policy socialization, awareness, environmental hygiene

Abstract

This study uses a quantitative approach. The population of this study was the entire family head of Majlis Panyairan Village, Palabuhanratu Village, amounting to 339 people, with a total sample of 102 people and carried out using proportionate simple random sampling technique and taken 30% of the total population. The calculation results show that the average item variable for policy socialization on environmental hygiene in Majlis Panyairan Village, Palabuhanratu Village, Sukabumi Regency is 3.48 or 69.60% of the ideal value and is included in the good category, while the average score of the community awareness variable in Majlis Village Panyairan Palabuhanratu Village in realizing environmental cleanliness is 3.36 or 67.20% of the ideal value and is included in the sufficient category. The results of statistical analysis obtained that the price of rXY = 0.534 is included in the fairly strong category. With a significance value (2-tailed) 0.000 <0.05 or tcount = 6.311 > ttable = 1.984, so it can be concluded that the socialization of policies on environmental cleanliness (X) on public awareness in realizing environmental cleanliness (Y) in Majlis Panyairan Village, Palabuhanratu Village . The coefficient of determination (KD) of 28.52% the value of the community awareness variable in realizing environmental cleanliness (Y) in Majlis Panyairan Village, Palabuhanratu Village can be explained by the variable of policy socialization on environmental cleanliness (X), and the remaining 71.48% is determined by other factors . While the linear regression equation model obtained is Y = 19.650 + 0.525X. Therefore, to increase public awareness in realizing environmental cleanliness, it is recommended that the Palabuhanratu Sub-district Government, Sukabumi Regency, be more active in disseminating policies on environmental hygiene.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Basalamah, Anis. S. (2007). Perilaku Organisasi: Memahami Dan Mengelola Aspek Humaniora Dalam Organisasi. Depok: Usaha Kami.

Cangara, Hafied. 2009. Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: Rajawali Pers.

Effendy, O.U. (2007). Ilmu Komunikasi dalam Teori dan Praktik. Bandung: Remana Rosda Karya.

Herdiana, Dian (2018). Sosialisasi Kebijakan Publik: Pengertian dan Konsep Dasar. Jurnal Ilmiah Wawasan Insan Akademik Volume I, Nomor 3; November 2018

Iskandar, Andi Arifuddin (2018). Pentingnya Memelihara Kebersihan Dan Keamanan Lingkungan Secarapartisipatif Demi Meningkatkan Gotong Royong Dan Kualitas Hidup Warga. Jurnal Ilmiah Pena Vol.1 Nomor 1 Tahun 2018

Iskandar. 2001. Pengantar Psikologi. Bandung: Angkasa.

Krech and Crutfield. (2003). The Psycology of Adolesence. New York: Hogton Miflin Company.

Mulyana, S., Octavianti, M., dan Bajari, A. (2016). Sosialisasi Kebijakan Penghapusan Human Trafficking Di Kabupaten Indramayu. Jurnal Manajemen Komunikasi. Vol 1. No 1. Tahun 2016

Mustofa, Arif. (2004). Profesional Skepticism Dalam Pemeriksaan Pajak. Berita Pajak Nomor 1514 Tahun 36, 1 Mei 2004.

Notoatmodjo, Soekidjo. (2007). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.

Pardosi, Rahel Laura Br ., Kusai., dan Zulkarnain. (2020). Tingkat Kesadaran Masyarakat Terhadap Kebersihan Di Pelabuhan Perikanan Samudera Tempat Pelelangan Ikan Belawan Sumatera Utara. Jurnal Sosial Ekonomi Pesisir Volume 1 Nomor 4 Oktober 2020

Riduwan dan Akdon. (2005). Rumus dan Data dalam Analisis Statistika. Bandung: Alfabeta.

Rush, Michael & Althof. (2000). Pengantar Sosiologi Politik. Jakarta: Rajawali Press.

Sarbaini, dkk. (2004). Pencemaran Lingkungan. Jakarta: Rineka Cipta.

Setiadi, E.M., dan Kolip, U. (2010). Pengantar Sosiologi. Pemahaman Fakta dan Gejala Permasalahan Sosial: Teori, Aplikasi dan Pemecahannya. Jakarta: Kencana Prenada Media Grup.

Silalahi, Ulber. (2010). Metode Penelitian Sosial. Bandung: Refika Aditama.

Suciati. (2013). Sikap Sadar Lingkungan Mahasiswa Jurusan Geografi. Skripsi. Jurusan Geografi: Unnes.

Sugiyono. (2010). Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Susanto. (1992). Penghantar Sosialisasi. Jakarta: Rajawali Pers.

Sutaryo. (2005). Dasar-Dasar Sosialisasi . Jakarta: Rajawali Pers.

Undang-unadang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup

Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Usman, Husaini., & Akbar, Purnomo. S. (2009). Metodologi Penelitian Sosial. Jakarta: Bumi Aksara.

Wijaya, Yulia Fitri ., dan Muchtar, Henni. (2019). Kesadaran Masyarakat Terhadap Kebersihan Lingkungan Sungai. Journal of Civic Education (ISSN: 2622-237X) Volume 2 No. 5 2019

Zen, M. T. (1998). Menuju Kelestarian Lingkungan Hidup. Jakarta: Gramedia.

Published

2022-09-24

How to Cite

Fitriani, D., & Sugiri, A. (2022). PENGARUH SOSIALISASI KEBIJAKAN LINGKUNGAN TERHADAP KESADARAN MASYARAKAT DALAM MEWUJUDKAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN DI KAMPUNG MAJLIS PANYAIRAN KELURAHAN PALABUHANRATU. Jurnal Dialektika Politik, 6(2), 79–101. https://doi.org/10.37949/jdp.v6i2.14